Breaking News

Wajib Dicoba, Rekomendasi 10 Kuliner Patah Pucuk Yang Khas Dan Legendaris

Pos Ketan LegendaDibuka pertama kali pada tahun 1967, kedai yang menjual aneka olahan ketan ini cukup laris di kalangan pelancong. Letaknya yang strategis dan cuma beberapa meter dari Alun-alun Batu membuat tempat kuliner Malang ini tidak pernah sepi oleh pengunjung. Bahkan, Anda harus antre cukup lama untuk mendapatkan satu bagian ketan dan mendapatkan teritori duduk yang nyaman. Guna ronde ada dua spesies, pertama ronde kering serta yang kedua ronde becek.

Warung BrintikIngin sarapan rawon yang senang dan hangat dengan kuah kental, gurih, dan uci-uci sapi yang empuk? Ucapkan datang ke Warung Brintik yang terletak di Sendi K. H. Ahmad Dahlan, Klojen, Malang. Kuliner Patah pucuk ini buka sejak getok 05. 00 pagi & tutup pada pukul 16. 00. Depot Gang DjangkrikSatu lagi kedai yang menawarkan makanan sejak puluhan tahun silam. Namanya Depot Gang Djangkrik dan terletak di dua lokasi yang berbeda.

Satu porsi rawon istimewa lengkap dengan nasinya dibanderol seharga Rp40. 000. Meski terdengar cukup mahal, Anda akan plong dengan banyaknya daging serta juga rasanya yang juara. Untuk pendamping rawon, Anda bisa menyantap tempe, mendol, perkedel, babat goreng, dan juga empal daging yang gurih dan tidak terlalu alot. Anda bisa menikmati atraksi pedagang yang memaku nasi lebih dari dua kilogram dalam satu kesempatan waktu dan menyajikannya beserta sangat cepat. Pos Ketan Legenda yang sering sebagai tempat nongkrong anak lembut ini memiliki cukup penuh olahan ketan.

Pertama di Letjen Sutoyo No. 136, Malang dan yang kedua di Jalan Soekarno-Hatta No 4-B. Dua tempat kuliner Malang ini menyajikan kuliner peranakan yang autentik dan juga nikmat. Harga yang ditawarkan lokasi kuliner ini mulai dari Rp20. 000 untuk makanan dan Rp15. 000 untuk minuman, cukup murah sehingga Anda bisa menikmati semua sajian hingga puas. Datanglah ke kedai ini mulai pukul 09. 00-21. 00 setiap harinya untuk membuktikan kelezatan masakannya.

Hampir setiap hari warung yang masih berada dekat jantung kota ini selalu ramai pengunjung demi semangkuk rawon. Oh iya, ada dua varian rawon nun bisa Anda pesan, ialah Rawon Dhengkul dan Rawon Biasa.

Walaupun demikian, tetap saja banyak pengunjung yang memilih untuk menyantap semangkuk soto ayam lezat di Jalan Lombok. Sate Bunul H. PainoSetelah sate landak dan biawak, Anda bisa menikmati sate kambing yang cukup legendaris dan terletak di daerah Bunul, Malang. Kedai Sare Bunul H. Paino jadi pilihan yang tepat buat menikmati olahan daging kibas yang sama sekali tak bau. Di tempat itu, Anda bisa makan rawon yang diolah dengan amat tradisional sambil menyantap lauk seperti empal, perkedel, & tempe goreng.

Kedua makanan ini sama-sama nikmat dan membuat jasad jadi hangat. Tumbukan jerangau terbaik yang digunakan dan bola-bola ketan dengan kapasitas kacang tumbuk manis memproduksi kudapan sederhana ini bukan pernah sepi pengunjung. Kausa selanjutnya mengapa Malang sebagai buruan adalah karena banyaknya tempat wisata dan rekreasi di Malang, khususnya pada bagian Kota Batu.

Bukan karena soto ini berasal dari area Lombok, melainkan karena warung pertama soto ini dibuka di Jalan Lombok, Penderitaan. Berdiri sejak 1955, warung soto ini sudah punya banyak cabang di Metropolitan Malang, tanpa mengurangi pikiran rasa yang khas.

Ada ketan bubuk orisinal, ketan cokelat, hingga ketan dengan durian yang rasanya sangat tenteram. Anda bisa mencoba berjenis-jenis ketan yang ada beserta harga sekitar Rp10. 000-an belum dengan minuman andalannya seperti susu jahe afiat dari peternakan sapi pada Batu. Kedai ini uraikan pada pukul 10. 00 dan tutup pada ketuk 02. 00 setiap harinya. Agar tidak begitu antre, Anda bisa datang lebih sore atau menjelang dini hari. Biasanya kedai mulai sepi dan Anda bisa dengan leluasa memilih menu andalan sembari menikmati udara Batu yang sangat dingin di malam hari.

kuliner malang

About Yudpram

Check Also

Lebakmuncang, Ciwidey, Bandung

Situ Patenggang sendiri terletak di Bandung Selatan, sekitar 35 km dari kota Bandung. Penggunjung bisa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *